Tuesday, May 15, 2018

Liburan di Polandia dan Negara Baltik (Lithuania, Latvia, Estonia)

Walaupun udah bertekad mau mengurangi jumlah liburan di tahun 2017, begitu selesai liburan di Eropa Tengah, saya malah cari tiket untuk liburan lagi. Kenapa? Karena saya inget punya Qcredits yang bisa dipakai untuk upgrade tiket Qatar Airways dari economy ke business class.

Seperti yang saya jelaskan di tulisan sebelumnya, sebaiknya Qcredits sebanyak 40 digunakan untuk upgrade tiket sekali jalan dari Asia ke Eropa atau sebaliknya, atau dari Doha ke US dan Australia. Berhubung nggak mau ribet urus visa lagi, saya pilih Eropa. Kemudian saya cari rute mana di Eropa yang harga tiketnya murah dan tersedia kursi untuk upgrade ke business class. Setelah memastikan kalo tersedia kursi upgrade di rute Helsinki – Doha dan Doha – Jakarta, saya cari-cari mau masuk Eropa dari negara mana.

Long story short, saya memutuskan untuk masuk dari Warsaw dan liburan ke Polandia dan negara Baltik (Lithuania, Latvia, dan Estonia). Tiket ke Warsaw yang murah hanya tersedia untuk berangkat dari Bangkok atau Hanoi. Berhubung saya belum pernah ke Hanoi, jadilah sekalian mampir ke sana untuk transit sekitar 8 jam.

Wroclaw's Rynek (Market Square) View from St. Elizabeth's Church Tower

Itinerary
Day 0: Jakarta – Kuala Lumpur
Dari Jakarta ke Kuala Lumpur naik Malaysia Airlines. Walaupun tiketnya di kelas termurah dan nggak dapet miles ke frequent flyer program Qatar Airways, saya masih bisa dapet elite perks berupa priority check-in, lounge, dan sebagainya. Berhubung penerbangan ke Hanoi baru besok pagi, saya memutuskan untuk menginap di Capsule by Container Hotel klia2.

Capsule Hotel klia2

Day 1: Kuala Lumpur – Hanoi – Bangkok – Doha
Berhubung pesawat dari Hanoi ke Doha berangkat jam 5 sore, saya mencari flight dari KL ke Hanoi yang paling pagi. Kemudian dapet lah AirAsia yang mendarat di Hanoi jam 08.30. Setibanya di Hanoi dan setelah menitipkan koper di bandara, saya jalan-jalan ke kota dengan tujuan utama Hoan Kiem Lake.

Sebelum ke Hoan Kiem Lake, saya mencari rekomendasi tempat untuk mencoba makanan khas Vietnam, yakni Pho dan akhirnya memutuskan untuk makan di Pho Gia Truyen. Enak banget! Kuahnya sangat berasa, mie-nya enak, begitu juga dengan dagingnya. Murah pula cuma VND 40,000 (~Rp25.000)!

Eating Pho in Hanoi

Sayangnya selagi saya makan Hanoi diguyur hujan yang sangat deras. Walaupun sudah membawa payung dari rumah, tapi saya baru sadar kalo payungnya ada di dalam koper yang dititipkan di bandara. Argh!

Rainy Hanoi

Plan utama saya adalah Hoan Kiem Lake, tapi sebenarnya pengen ke beberapa tempat lain juga seperti Ho Chi Minh Mausoleum, Old Quarter, dan Hanoi Opera House. Namun karena hujan, jadi cuma bisa ke Hoan Kiem Lake. Itu pun udah setengah basah karena masih kena gerimis.

Hoan Kiem Lake, Hanoi

Jam 5 sore pesawat berangkat dari Hanoi ke Doha namun transit di Bangkok. Sebenernya saya bisa pilih flight yang sama untuk perjalanan Hanoi – Bangkok – Doha (QR835). Tapi karena pengen coba lounge barunya Japan Airlines, jadi saya pilih penerbangan Bangkok – Doha yang berangkat 1 jam kemudian (QR833).

Japan Airlines Lounge at Bangkok-Suvarnabhumi Airport (BKK)

Day 2: Doha – Warsaw – Wroclaw
Setelah transit sebentar banget di Doha sehingga cuma bisa ambil minum dan snack dari Business Class Lounge, saya melanjutkan penerbangan ke Warsaw. Begitu landing di Warsaw, saya langsung naik bis ke Wroclaw selama 5 jam.

Tiba di Wroclaw sekitar jam 3 sore, check-in dan rebahan sebentar, kemudian langsung ke St. Elizabeth’s Church Tower dan Penitent Bridge di St. Mary Magdalene Church untuk lihat pemandangan kota Wroclaw dari atas.

Wroclaw View from Penitent Bridge

Setelah selesai liat pemandangan dari Penitent Bridge, kaki saya udah bener-bener pegel. Hampir nonstop travel dari Hanoi ke Bangkok ke Doha ke Warsaw ke Wroclaw dalam 24 jam, ditambah naik menara St. Elizabeth’s Church setinggi 90 meter dan Penitent Bridge setinggi 45 meter. RIP kaki. Namun demikian, worth banget sih kalo sekarang liat hasil fotonya!

Day 3: Wroclaw – Warsaw – Vilnius
Pagi-pagi berburu sunrise di Ostrow Tumski (Cathedral Island), lanjut keliling Rynek (Market Square). Siangnya terbang dengan Ryanair kembali ke Warsaw.

Sunrise in Ostrow Tumski, Wroclaw

Wroclaw's Rynek (Market Square)

Setibanya di Warsaw, sambil menunggu bis ke Vilnius yang berangkat jam 9 malam saya mengunjungi Stare Miasto (Old Town) dan muter-muter di sana sambil banyak bengongnya.

Warsaw Old Town

Warsaw Old Town View from Tower

Day 4: Vilnius
Setelah perjalanan 9 jam naik bis Ecolines dari Warsaw ke Vilnius, satu hari di Vilnius saya gunakan untuk keliling Old Town dan jalan-jalan di sekitar Bell Tower.

Vilnius, Lithuania

Bell Tower

Day 5: Vilnius – Riga
Melanjutkan perjalanan dari Vilnius ke Riga dengan Ecolines dan memakan waktu 4 jam. Objek wisata yang dikunjungin: Town Square, House of Blackheads (yang ternyata lagi renovasi), National Library of Latvia, dan hunting sunset di pinggir Daugava River.

Riga, Latvia

House of Blackheads, Riga

Sunset in Riga from Daugava River

Day 6: Riga – Tallinn
Menuju kota terakhir di liburan kali ini, yakni Tallinn. Kembali naik Ecolines dari Riga ke Tallinn dengan durasi 4 jam. Tempat yang dikunjungi, lagi-lagi Old Town/ Town Square (bagus-bagus Old Town di Baltics!), Alexander Nevsky Cathedral, dan tujuan utama yakni Toompea Hill buat menikmati pemandangan Tallinn dari dua viewing platform yang terkenal di sana: Kohtuotsa Viewing Platform dan Patkuli Viewing Platform.

Tallinn View from Patkuli Viewing Platform

Day 7: Tallinn – Helsinki
Hari terakhir liburan di Baltics! Sebelum naik ferry ke Helsinki, saya menghabiskan setengah hari di Tallinn dengan kembali ke Toompea Hill (FYI saya 3x ke sini selama 24 jam di Tallinn haha) kemudian melihat pemandangan kota Tallinn dari menara di St. Olaf’s Church.

Tallinn View from St. Olaf's Church Tower

Setelah perjalanan 2.5 jam naik ferry dari Tallinn, saya nggak banyak kegiatan di Helsinki. Niatnya berburu sunset dari salah satu spot di pulau seberang tapi sudah lewat ferry-nya dan saya udah capek juga, jadinya cari sunset dari tengah kota aja dan jalan ke Uspenski Cathedral dan Lutheran Cathedral.

Sunset in Helsinki

Day 8: Helsinki – Doha – Jakarta
Huaah hari ini udah harus pulang ke Jakarta! Tapi nggak begitu sedih karena naik Qatar Airways business class. Perjalanan 5.5 jam dari Helsinki ke Doha diselingi menginap di W Hotel Doha secara gratis dengan memanfaatkan program +Qatar.

Complimentary room at W Hotel Doha

Keesokan harinya terbang selama 8.5 jam dari Doha ke Jakarta, di business class lagi :D

Qatar Airways 787 Business Class

Flight Map

Land Route Map

Pengeluaran
Total biaya liburan kali ini adalah Rp13.5 juta dengan rincian sebagai berikut:

CategoryAmount (IDR)Share
Accommodation1,684,24013%
Attraction112,0001%
Meal996,3207%
Transportation9,872,10074%
Others765,2006%
TOTAL13,429,860

Liburan ke Eropa saya yang paling murah nih!

Lagi-lagi transportasi jadi pos pengeluaran paling besar (74%), tapi mengingat rute saya yang kurang biasa (masuk Warsaw, keluar Helsinki), dapet tiket pesawat Jakarta – Eropa PP seharga Rp8.3 juta udah murah sih. Poland dan Baltics sendiri murah banget untuk makan dan hostel. Makan KFC paket 2 ayam + kentang + minum sekitar Rp50.000-Rp70.000. Hostel sekitar Rp200.000 per malam. Detail pengeluaran bisa dilihat di Google Sheet berikut.

Transportasi
Untuk transportasi antarkota di liburan ini, saya memilih bus, pesawat, dan ferry. Awalnya bus dan ferry doang, tapi berhubung nemu tiket murah dari Ryanair untuk rute Wroclaw – Warsaw (Rp82.000), jadi beli tiket pesawat juga deh.

Ryanair B738 Wroclaw - Warsaw

Sisanya naik bis dengan rute berikut:
  • Warsaw – Wroclaw: PolskiBus, Rp50.000
  • Warsaw – Vilnius: Ecolines, Rp260.000
  • Vilnius – Riga: Ecolines, Rp115.000
  • Riga – Tallinn: Ecolines, Rp115.000
Ferry dari Tallinn ke Helsinki saya pilih Linda Line dengan harga Rp410.000.

Ecolines Bus

Sementara itu di dalam kota saya beli 24-hour transportation pass yang harganya berkisar dari 3 Euro.

Akomodasi
Saya nginep di hostel terus untuk liburan ini, kecuali satu malam di Doha nginep di hotel bintang 5 yakni W Doha. Berhubung saya orang yang picky banget urusan hostel (lokasi, review, harga), jadi hostel pilihan saya selalu pilihan yang tepat :)) Kalo kalian butuh referensi hostel di destinasi ini, saya merekomendasikan hostel berikut:
  • Wroclaw: Hostel Mleczarnia
  • Vilnius: Pogo Hostel
  • Riga: Naughty Squirrel Hostel
  • Tallinn: Knight House Hostel
  • Helsinki: Hostel Diana Park
Saya juga mencoba nginep di capsule hotel di klia2 saat transit 1 malam di Kuala Lumpur sebelum penerbangan pagi ke Hanoi.

Naughty Squirrel Hostel, Riga

Uang
Saya sangat kurang persiapan cash di liburan kali ini. Sama sekali nggak sempet nuker uang di Indonesia, akhirnya bawa cash seadanya. Mau tau saya bawa cash berapa? MYR 50 (~Rp150.000) dan EUR 20 (~Rp320.000) aja! Untuung di imigrasi Warsaw nggak ditanya aneh-aneh jadi semua lancar aja.

Di Eropa saya membutuhkan mata uang Polish Zloty di Polandia dan Euro di Lithuania, Latvia, Estonia, Finlandia. Di Polandia saya tarik uang di ATM dengan kartu debit Mandiri (kurs sekitar 2.5% di atas kurs Google, yakni kalo kamu ketik 1 PLN to IDR di Google + biaya admin Rp20.000). Berhubung narik Zloty-nya kelebihan, saya tukerin semuanya di Warsaw sebelum berangkat ke Vilnius karena nggak ada rencana balik ke Polandia dalam waktu dekat dan kayaknya di Indonesia susah menemukan money changer yang menerima mata uang ini.

Untuk negara Baltics, saya hampir selalu pakai kartu kredit untuk makan, bayar hostel, dan transport. Walaupun fee-nya lebih tinggi (Citibank charge 4.5% forex fee), tapi nggak perlu ribet pegang cash dan tercatat dengan baik. Dapet poin kartu kredit juga yang nantinya bisa dituker ke miles.

Nah, demikian lah ringkasan liburan saya di Polandia dan negara Baltics (Lithuania, Latvia, dan Estonia) dengan side trip saat transit di Vietnam, Finlandia, dan Qatar. Polandia dan Baltics yang murah meriah dan punya kota yang indah bisa jadi pilihan kalian yang mau ke Eropa tapi nggak mau yang mahal-mahal. Dari beberapa kota destinasi saya, Wroclaw jadi destinasi favorit saya. Jadi pengen balik lagi ke Polandia untuk ke kota lain seperti Gdansk, Krakow, Poznan, dan lainnya.

Ada yang udah pernah liburan ke Polandia dan negara Baltik? Ada rekomendasi destinasi lain kah di daerah ini? Buat jadi referensi tujuan liburan saya selanjutnya :D

Wroclaw - Market Square

14 comments:

  1. Vilnius worth it nggak Ky? Dari negara Baltic, tingal Lithuania nih yang aku belum pernah. Dulu sudah pernah one day trip ke Riga (naik Air Baltic dan milih yang transitnya 8 jam, hahaha) dan Tallinn (dari Helsinki pp naik ferry).

    Hahaha, suka gemes nih setiap lihat tanggal pintu L1-nya Ryan Air, jadi satu sama pesawatnya dan kelihatannya kok ringkih banget gitu :P .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Vilnius-nya aja menurut aku oke, tapi nggak worth it kalo liburan cuma buat ke Vilnius. Baiknya dibuat serangkaian dengan kota-kota Baltic di sekitarnya kayak Riga dan Tallinn. Untuk kamu yang udah pernah ke Tallinn dan Riga, mungkin bisa explore kota lain di Vilnius.

      Wah iya juga ya baru sadar Ryanair tangganya gabung sama pesawat! :O Biasanya kan ada kendaraan khusus ya bahkan ada semacem kanopi-nya biar teduh.

      Delete
    2. Ah, sip! Kalau gitu weekend trip kilat mungkin cukup ya untuk Vilnius! Hahaha...

      Iya Ky setahuku Ryan Air memang minta Boeing 737-800nya di-customized dengan tangga yang terintergasi di badan pesawatnya itu. Jadi mereka bisa irit nggak perlu bayar biaya sewa tangga/gabarata dari bandaranya itu (kan "bawa tangga sendiri"); plus mereka juga bisa mendarat di bandara random yang nggak menyediakan tangga, hahaha... . Segitunya ya. Kamu amati aja, di bandara-bandara yang memiliki gabarata atau tangga, Ryan Air akan tetap memilih memakai tangganya sendiri ini untuk pintu L1, haha. Baru deh pintu L2 yang mungkin mereka pakai tangganya bandara.

      Delete
    3. Wahh thanks infonya, Ko! Baru tau mereka seirit ini ternyata sampe minta customise tangga di L1 :O

      Pas naik pesawat aku udah ngerasa ini airline optimised banget sih operation-nya. Pesawat baru landing dari destinasi sebelumnya, aku udah disuruh boarding tapi nggak langsung masuk pesawat karena penumpang sebelumnya masih pada turun. Begitu mereka selesai, aku baru dibolehin masuk :))

      Delete
  2. Sunset in Helsinki wow pake banget...jadi pengen deh jalan-jalan kesana.

    ReplyDelete
  3. Wow mantap, saya belum pernah mas liburan ke Polandia dan negara Baltik, jadi belum bisa berbagi pengalaman neh.

    ReplyDelete
  4. Rute flightnya ya ampun banyak banget, kalau model gue solo trip kaya gitu bisa ketinggalan pesawat! Hebat!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe kasih jeda yang cukup aja antarpesawat dan berharap tidak ada kejadian aneh-aneh :D

      Delete
  5. beli tiket bis nya langsung di negaranya atau online di Indonesia? thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua tiket bisnya aku beli online dari Indonesia.

      Delete
  6. Daripada negara-negara Eropa Barat yang mainstream (Inggris, Perancis, Spanyol), negara-negara Baltik, Skandinavia, Eropa Timur, sama Balkan itu menurut gue lebih menarik. Udah gitu, biaya hidupnya lebih murah pun! Beberapa bulan lalu gue apply summer school 2 minggu di Slovenia tapi gagal, hahaha.

    Baru denger nama Wroclaw, taunya Warsaw, Krakow, sama Gdansk. Apik banget kotanya! Tapi kalo gue jadi lu, gue bakal fokus di Warsaw aja.
    Btw liburan ini dibuat serinya nggak? Bakal seru banget kalo diceritain lebih detil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa lebih menarik tuh destinasi tersebut? Karena road less traveled kah? Kalo murah gue setuju banget sih :D

      Wah sayang gagal apply summer school-nya. Semoga next time diberikan kesempatan lagi dan berhasil. Aamiin!

      Yes, akan dibuat serinya. Udah banyak trip yang bahkan belum diceritain summary-nya, jadi kelarin itu dulu sebelum mulai ceritain detail per trip.

      Delete
  7. Yaallah iri :(, mau juga ke estonia :( soon aminnn

    ReplyDelete