Saturday, November 26, 2016

23

26 November means a birthday post!

Sudah bertambah lagi usianya, semoga bertambah juga kedewasaannya tapi semoga nggak terlihat di wajah alias tetap awet muda :p

Ada apa dengan hari ini? Well, bangun tidur ku terus buka laptop kantor, actually. Saya udah punya semacem kebiasaan untuk selalu cek hp setelah bangun tidur dan buka Slack (messenger yang dipake di kantor) karena pernah mengalami kejadian traumatik di hari ke-4 kerja. Tadi pagi begitu buka ternyata ada sebuah pertanyaan yang perlu dijawab dan untuk ngejawabnya perlu crunch some data, soo yep, bangun tidur ku terus buka laptop kantor.

Kebiasaan kalo udah melek susah tidur lagi, jadinya dari setengah 5 main laptop aja sambil nonton series. Sekarang lagi ngikutin 15+ TV series yang hampir nggak pernah sempet ditonton pas weekday, jadi semua numpuk di weekend. Siangan dikit, ada notifikasi lagi dari Slack. Jadilah ngurusin kerjaan lagi, sekarang dari orang yang beda sih *banting HP* *pungut lagi*.

Blogger Tricks

Sunday, November 6, 2016

Vaksinasi Meningitis dan Yellow Fever di Jakarta

Saat mengurus visa Brazil, saya melihat himbauan di loket kedutaan untuk melakukan vaksinasi yellow fever sebelum tiba di Amerika Selatan. Walaupun demikian, bukti vaksinasi bukanlah syarat untuk pengajuan visa. Jika kalian berlibur ke beberapa negara di Amerika Selatan, Afrika (kecuali Afrika Utara kali ya?), serta Asia (misal: Saudi Arabia untuk Umroh atau Haji), vaksinasi merupakan hal yang sangat dianjurkan karena Anda dikhawatirkan terjangkit virus penyebab penyakit berbahaya. Waktu saya ke Brazil dan Peru, lagi marak banget penyebaran virus Zika. Kalau baca TripAdvisor, nggak sedikit orang yang membatalkan perjalanannya karena ini. Tapi saya ngerasa sayang banget kalau sampai membatalkan, jadi yaudah bismillah aja berangkat dengan vaksinasi.

Berbeda dengan vaksinasi meningitis yang bisa dilakukan di beberapa rumah sakit di Jakarta (waktu itu orang tua saya vaksinasi meningitis di Rumah Sakit Fatmawati), vaksinasi yellow fever hanya bisa dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Well, ini yang saya dapet dari internet aja sih, nggak tau kalo ternyata ada tempat lain yang menyediakan juga. Dari web KKP, saya tau kalo mereka punya banyak lokasi di Indonesia. Untuk di Jakarta sendiri lokasinya ada 2, yakni di kawasan bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusumah. Daftar lokasi KKP di kota kalian bisa dilihat di sini. Saya milih yang di Soekarno-Hatta aja karena lebih mudah dijangkau dibanding Halim.
Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Soekarno Hatta Jakarta
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta

Sunday, October 16, 2016

From the Desert to the Arctic

Saya merupakan salah satu orang yang percaya dengan kalimat when there's a will, there's a way.

Journey to Desert and Arctic - Jordan and Svalbard Comparison
Svalbard — Jordan

Sebenernya saya nggak nyangka bisa ngelakuin liburan jauh lagi setelah pulang dari liburan ke Brazil dan Peru yang bikin rekening jadi sama kurusnya dengan badan saya. Walaupun tabungan kurus, saya malah semangat lagi untuk mengunjungi lokasi keenam dari New 7 Wonders of the World. Pilihannya ada Petra di Jordan dan Chichen Itza di Mexico.

Sebelumnya saya udah sempet iseng cek harga tiket ke Jordan sih, dan emang susah banget murahnya. Harga termurah dan tanpa ribet yang pernah saya temuin adalah 8.4 juta rupiah dengan Oman Air, rute Jakarta-Muscat-Amman PP. Too bad waktunya nggak pas karena harus berangkat pas Idul Fitri. Awalnya Ayah dan Mama ngebolehin sih, tapi saya yang akhirnya mutusin untuk nggak berangkat. Takut sedih pas liburan karena nggak Lebaran bareng keluarga haha. Tapi akhirnya masa libur Lebaran saya pake buat lanjut ngecek-ngecek harga tiket ke Jordan dan ternyata ada yang harganya masuk ke kondisi rekening. Wohoo!

Kapan liburannya?

Saya issued tiket di awal Juli untuk liburan awal September. Whew, a bit mepet buat standard saya karena biasanya untuk trip jauh gini prepare-nya at least 5 bulan sebelumnya. Kenapa awal September? Karena cuti saya yang sebulan kerja dapet sehari kerja itu udah kekumpul lagi hahaha. Terus sengaja ambil yang kena libur Idul Adha supaya cuti-nya 4 hari aja untuk dapet libur 9 hari. Tapi ternyata flight ke Jakarta dengan maskapai yang saya murah nggak daily dan nggak ada hari Minggu. Jadinya pulang mundur 1 hari dan cuti 5 hari untuk total 10 hari liburan, berangkat 9 September dan pulang 19 September.

Sunday, August 14, 2016

Lika-Liku Menuju Machu Picchu

Machu Picchu bukanlah tempat wisata impian saya.

Terletak di Peru yang jauh sekali dari Indonesia sehingga menyebabkan tiket ke sana pasti sangat mahal membuat saya nggak kepengen banget ke sana. Oleh karena itu saya memasukkan 7 keajaiban dunia (entah versi siapa) yang tanpa Machu Picchu ke salah satu bucket list saya karena lebih achievable. Saya sudah sangat senang ketika bisa mengunjungi Taj Mahal sebagai tempat terakhir dari 7 objek wisata di awal tahun 2015 lalu.

Beberapa bulan setelah kerja dan menyadari tabungan saya cukup untuk diperas, saya kepikiran untuk ke Amerika Selatan. Tujuan utama saya Brazil, bahkan awalnya nggak kepikiran untuk include Peru. Tapi setelah ribet dan pusing sendiri, saya memutuskan untuk mengurangi waktu liburan saya di Brazil supaya bisa sekalian ke Peru demi Machu Pichhu. Thank God I did that!

Di tulisan kali ini saya belum akan menceritakan sejarah Machu Picchu dan bagaimana di dalamnya karena saya nggak tau banyak juga berhubung di sana mondar-mandir aja untuk menceritakan tempat istimewa tersebut butuh 1 pos tersendiri. Yaiyalah, kaki saya sampe gempor di sana masa cuma jadi 2 paragraf doang! Instead, di post kali ini saya akan ceritain "perjuangan" untuk ke Machu Picchu. Jangan dipikir ke Machu Picchu itu kayak ke Eiffel Tower yang ucuk-ucuk keluar stasiun Metro di Paris langsung keliatan ya. Perjalanan panjang kalian terbang puluhan jam dari Indonesia ke Lima yang merupakan salah satu pintu masuk utama Peru masih harus ditambah beberapa belas jam lagi sebelum akhirnya bisa menginjakkan kaki di Machu Picchu.
View During Ollantaytambo-Machu Picchu Journey PeruRail
Pemandangan dari dalam PeruRail menuju Aguas Calientes

Sunday, July 24, 2016

The Long Way to South America: Flights

Salah satu pertanyaan yang sering saya dapet setelah pulang liburan ke Brazil dan Peru adalah: habis berapa tiketnya? Sebenernya nggak murah-murah banget juga sih, tapi mengingat liburannya sekalian mampir sana-sini jadi kalo dipikir lumayan murah. Kalo bikin separate trip masing-masing ke Brazil, ke Peru, dan ke Spanyol, pasti jatohnya bakal lebih mahal dari tiketnya aja — walaupun bisa lebih lama juga explore-nya. Tapi berhubung saya ini fakir cuti, jadi harus memaksimalkan paid time-off yang ada.
Boarding pass dan luggage tag hasil liburan :D

Untuk ke Amerika Selatan, tiket dari Indonesia dapat dipastikan mahal banget. Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, berangkat dari Kuala Lumpur atau Singapore bisa menekan biaya tiket lumayan banyak. Bisa diliat sendiri buktinya sebagai berikut:

See? Dengan tujuan yang sama (Lima, Peru) dan di tanggal yang sama (8 - 15 November 2016), kalau dari Jakarta harganya 30 jutaan (!!), dari Singapore 20 jutaan, dan paling "murah" 18 jutaan dari Kuala Lumpur. Tiket Jakarta - Kuala Lumpur/Singapore PP paling mahal juga 2.5 juta kalo pilih Garuda Indonesia/Malaysia Airlines/KLM yang nggak usah pikirin bagasi dan nggak perlu ganti terminal. Bisa lebih murah kalo pilihnya AirAsia, tapi mesti nambah bagasi dan pindah terminal. Your choice. But my first suggestion is always search from Kuala Lumpur or Singapore. Walaupun untuk beberapa destinasi lain pernah nemu lebih murah dari Jakarta sih.

Saya sendiri berhubung agak nggak ikhlas kalo bayar tiket langsung belasan juta gitu, jadi ambil rute yang muter-muter dan mampir sana-sini biar bayarnya nggak langsung banyak — walaupun akhirnya kalo ditotal segitu juga sih :)) Cara seperti ini nggak selalu cocok untuk semua orang, karena emang bakal capek. Tapi mumpung saya masih ngerasa kuat, jadi saya jalanin aja. Alhamdulillah nggak ada masalah, terutama drama macem gini *amit-amit* Selain itu, emang saya suka naik pesawat dan airport sih ya, jadi kalo dengan harga sama bisa nyobain beberapa maskapai dan mampir ke bebeapa airport, I'll gladly take it :D
Terminal 4S Madrid Barajas Airport
Transit sambil lari-lari di Madrid Barajas Airport, Spanyol yang cantik sekali

So, here goes the breakdown!