Sunday, July 24, 2016

The Long Way to South America: Flights

Salah satu pertanyaan yang sering saya dapet setelah pulang liburan ke Brazil dan Peru adalah: habis berapa tiketnya? Sebenernya nggak murah-murah banget juga sih, tapi mengingat liburannya sekalian mampir sana-sini jadi kalo dipikir lumayan murah. Kalo bikin separate trip masing-masing ke Brazil, ke Peru, dan ke Spanyol, pasti jatohnya bakal lebih mahal dari tiketnya aja — walaupun bisa lebih lama juga explore-nya. Tapi berhubung saya ini fakir cuti, jadi harus memaksimalkan paid time-off yang ada.
Boarding pass dan luggage tag hasil liburan :D

Untuk ke Amerika Selatan, tiket dari Indonesia dapat dipastikan mahal banget. Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, berangkat dari Kuala Lumpur atau Singapore bisa menekan biaya tiket lumayan banyak. Bisa diliat sendiri buktinya sebagai berikut:

See? Dengan tujuan yang sama (Lima, Peru) dan di tanggal yang sama (8 - 15 November 2016), kalau dari Jakarta harganya 30 jutaan (!!), dari Singapore 20 jutaan, dan paling "murah" 18 jutaan dari Kuala Lumpur. Tiket Jakarta - Kuala Lumpur/Singapore PP paling mahal juga 2.5 juta kalo pilih Garuda Indonesia/Malaysia Airlines/KLM yang nggak usah pikirin bagasi dan nggak perlu ganti terminal. Bisa lebih murah kalo pilihnya AirAsia, tapi mesti nambah bagasi dan pindah terminal. Your choice. But my first suggestion is always search from Kuala Lumpur or Singapore. Walaupun untuk beberapa destinasi lain pernah nemu lebih murah dari Jakarta sih.

Saya sendiri berhubung agak nggak ikhlas kalo bayar tiket langsung belasan juta gitu, jadi ambil rute yang muter-muter dan mampir sana-sini biar bayarnya nggak langsung banyak — walaupun akhirnya kalo ditotal segitu juga sih :)) Cara seperti ini nggak selalu cocok untuk semua orang, karena emang bakal capek. Tapi mumpung saya masih ngerasa kuat, jadi saya jalanin aja. Alhamdulillah nggak ada masalah, terutama drama macem gini *amit-amit* Selain itu, emang saya suka naik pesawat dan airport sih ya, jadi kalo dengan harga sama bisa nyobain beberapa maskapai dan mampir ke bebeapa airport, I'll gladly take it :D
Terminal 4S Madrid Barajas Airport
Transit sambil lari-lari di Madrid Barajas Airport, Spanyol yang cantik sekali

So, here goes the breakdown!

Kuala Lumpur — Doha — Amsterdam // Barcelona — Doha — Singapore
Fare: MYR 1,409.90 (Rp 4.569.185)

Ini udah bosen kali ya diceritain mulu. Saya ulang sekilas aja deh: November 2015 lalu Qatar Airways ngeluarin Global Sale lagi (tahun 2013 juga pernah dan saya ambil untuk liburan ke Turki bareng Ayah). Otak-atik multi-city, akhirnya dapet yang murah (beli langsung di webnya Qatar Airways). Masuk dari Amsterdam (saya juga nggak sadar kenapa pilihnya Amsterdam), keluar dari Barcelona karena di My Amazing Journey nggak sempet ke sana buat liat Sagrada Familia.

Pulangnya kenapa ke Singapore, bukan Jakarta? Satu-satunya alasan saya ikhlas ngeluarin uang lebih adalah buat nyobain pesawat model terbaru, yakni A350-900XWB yang masih dimiliki beberapa airlines aja. Waktu beli tiket yang punya A350 cuma Qatar Airways, Finnair, dan Vietnam Airlines. Tapi per hari ini udah nambah TAM, Singapore Airlines, dan Cathay Pacific. Jadi ini kesempatan emas untuk nyobain A350-900.
Safety Card A350 Qatar Airways Selfie
Yeah A350-900!

Brussels — London — Rio de Janeiro // Cusco — Lima — Madrid — Barcelona
Fare: EUR 613.15 (Rp 9.153.295)

Begitu udah dapet visa Schengen dan visa Brazil, saya baru berani beli tiket. Sebelum dapet visa saya cuma cek-cek doang, gak mau beli dulu takut kalo visanya rejected uangnya gak bisa balik. Saya otak-atik multi-city dengan beribu kombinasi (lebay, tapi beneran banyak). Dari hasil otak-atik, tiket yang murah itu berangkat dari Amsterdam/Brussels/Paris/Rome/Barcelona/Madrid. Yang sedang dari Zurich/Frankfurt/Munich, sementara Scandinavian cities (Helsinki/Copenhagen/Stockholm/Oslo) mahal semua. Untuk pulang mirip kayak gitu, tapi kalo kota baliknya beda bakal sedikit lebih mahal (contoh: kalo berangkat dari Brussels, pulang ke Brussels lebih murah dibanding pulang ke Barcelona).

Untuk destinasi di Amerika Selatan-nya berhubung saya mau ke Peru dan Brazil, saya cuma otak-atik 4 kombinasi aja: Sao Paulo, Rio de Janeiro, Lima, dan Cusco. Berikut findings-nya:
  1. Tiba di Brazil dan pulang dari Peru lebih murah hampir USD 200 waktu saya search, jadi agak no brainer.
  2. Kalau emang tujuannya Machu Picchu, coba langsung search tujuan Cusco instead of only to Lima. Waktu itu bedanya cuma USD 10 (lebih mahal ke/dari Cusco), tapi one-way flight dari Lima ke Cusco (dan sebaliknya) paling murah USD 90.
  3. In general, landing di Sao Paulo itu lebih murah, karena emang lebih banyak kompetisi di sana. Waktu itu sempet bandingin sama-sama British Airways selisihnya sekitar USD 50 dan ke Sao Paulo flightnya dengan B747. Walaupun pengen banget naik Queen of the Skies, too bad timing-nya nggak pas. Jadi saya opted untuk landing di Rio de Janeiro aja dan dapetnya B777-200ER.
FYI, mainan saya untuk otak-atik multi city ini adalah menggunakan KAYAK dan Google Flights. FYI lagi, saya langsung coret flight yang perlu transit di Amerika Serikat karena untuk transit di sana butuh visa transit yang harganya sama kayak visa biasa/turis. Setelah baca cerita orang ngurus visa USA, saya gak mau ke USA dulu karena dengan kondisi saya (fresh grad, kerja belum 1 tahun) sepertinya rentan untuk di-reject. Untungnya tiket paling murah transitnya di London dan Madrid, jadi nggak sakit hati :))

Dengan demikian rute dari Eropa ke Amerika Selatan saya adalah Brussels — Rio de Janeiro (dengan British Airways, via London) dan pulang dari Cusco — Barcelona (dengan LAN Peru dan Iberia, via Lima dan Madrid).
British Airways B777-200ER at London-Heathrow Airport (LHR) Terminal 5
British Airways B777-200ER at London-Heathrow Airport (LHR) Terminal 5

Terus belinya lewat apa? Berdasarkan hasil di KAYAK dan Google Flight, harga di webnya Iberia dan OTA (Priceline, Orbitz, Cheapoair) sama. Kalo sama, saya akan selalu pilih langsung dari web maskapai. Kalo beda walaupun sedikiiit, tentu pilih yang paling murah :)) Sambil nunggu visa, saya udah mantengin webnya Iberia dan nemu harga EUR 613.

Begitu visa dapet, saya buka lagi web Iberia untuk beli tiket. Masukin detail rute yang sama dengan sebelumnya, EH HARGANYA NAIK DONG JADI 700-AN EURO! Tapi yang aneh, di OTA harganya masih ada. saya cek di ITA Matrix juga masih ada seharusnya. Jadilah saya otak-atik browser. Awalnya set private browsing, tapi harganya masih sama aja. Berikutnya saya otak-atik webnya Iberia, dengan ganti country di website-nya. Setting country awalnya adalah Peru, begitu saya ganti jadi Belgium harganya balik ke EUR 613 :)))
Price Difference Iberia Peru and Belgium
Perbedaan harga EUR 150 antara Iberia Peru dan Belgia di flight yang sama 

Bingung kan? Saya juga kaget banget terus jadi penasaran, akhirnya saya cek lah harganya di semua country. Banyak banget btw, tapi gapapalah siapa tau ada yang lebih murah. Ternyata nihil sodara-sodara, emang EUR 613 itu udah paling murah. Langsung deh saya issued.

Rio de Janeiro — Sao Paulo — Lima — Cusco
Fare: BRL 1,288.68 (Rp 4.690.653)

Leg ini adalah leg yang bikin sakit kepala karena untuk flight yang "cuma" ~7 jam harga tiketnya USD 350 ke atas :(( Findings saya pas nyari-nyari adalah sebagai berikut:
  1. Sama seperti sebelumnya, kalo mau ke Machu Picchu mending langsung search flight dengan tujuan Cusco karena lagi-lagi hanya lebih mahal USD 10-20, sementara kalau beli tiket Lima — Cusco-nya dipisah harga sekali jalannya paling murah USD 90.
  2. Untuk flight domestik Peru dengan LAN Peru, harga di webnya itu lebih murah jika set country ke Peru instead of US. Bedanya pun lumayan, bisa up to USD 70 gitu. Tapiii, di web Peru ini ada notice kalo harga di web Peru itu KHUSUS UNTUK WARGA PERU. Kalo ada warga non-Peru beli dari web Peru, pas check-in bakal disuruh bayar USD 170. Serem ya… Jadi kalo maunya naik LAN Peru, belinya dari web US ya. Sementara kalo maunya murah, bisa pilih maskapai Star Peru atau Peruvian Airline.
  3. Kalau kamu search flight ke Cusco, pasti semua transit di Lima dulu. Please avoid flight which has less than 90 minutes connection time in Lima Airport. Pengalaman saya, imigrasi di Lima lumayan lama, begitu juga dengan baggage claim-nya. Belum lagi mereka punya aturan untuk connecting dari international ke domestik dan sebaliknya, penumpang harus check-in ulang. Antri lagi. Jadi supaya aman, pilih yang transitnya at least 2.5 jam ya. Emang sih kalo dalam 1 itinerary kejadian misconnect bakal dibantu diurusin sama airline terkait, tapi kan bisa bubar jalan rencana liburan kalo misconnect. Apalagi kalo ada rencana untuk langsung naik Perurail dari Cusco ke Machu Picchu. Better safe than sorry deh.
  4. Roundtrip flight LEBIH MURAH dibanding one-way. Saya baru pertama kali nemu yang beginian, dan takjub banget! More details di bawah ya.
Pilihan maskapai dari Brazil ke Cusco ini hanya ada 2: LAN Group atau Avianca Group. Waktu nyari tiket one-way, Avianca lebih murah (starting from USD 342) dibanding LAN (starting from USD 380). Tapi kalo baca findings nomer 3, Avianca bermasalah di sini: flightnya yang "masuk" ke jadwal saya cuma punya connecting time 85 menit. Karena takut, jadi saya kepikiran buat beli LAN aja. Sedih sih karena lebih mahal, tapi daripada jadwal berantakan mending main aman aja.

Tapi kegundahan berakhir pas saya iseng cari roundtrip. Di tanggal berangkat yang sama sementara pulangnya random, harga LAN drop ke USD 355! Hahaha ajaib banget emang ini rule-nya. Saya baca-baca di internet ternyata flight di Amerika Selatan emang suka gini, dimana roundtrip lebih murah dari one-way  Kalo emang mau pake berangkatnya aja nggak masalah kok. Tapi inget ya, yang boleh nggak dipake adalah flight pulangnya. Kalo flight berangkatnya nggak dipake, otomatis flight pulangnya hangus.

Setelah nemu keajaiban roundtrip lebih murah dari one-way, apakah sudah bisa beli? Oh tentu tidak. Jadi harga USD 355 ini cuma muncul di web-nya TAM (TAM dan LAN ini udah jadi 1 group, namanya LATAM) dengan setting country Brazil. Kalo setting country US, harganya jadi USD 566 — begitu juga dengan harga di OTA. Terus masalahnya dimana? Kalo kalian mau transaksi di web Brazil dan bayar pake kartu kredit, kalian harus provide semacem nomer penduduk gitu (istilahnya CPF) — alias yang bisa bayar pake kartu kredit cuma orang Brazil. Dari hasil baca-baca forum, katanya bisa juga nitip sama orang Brazil. Lah tapi saya nitip sama siapa coba? Untungnya ada pilihan lain yang bisa dilakukan warga non-Brazil, yakni PayPal. Karena parno dengan kasus LAN Peru tadi yang bakal minta uang tambahan pas check-in kalo turis beli harga lokal, saya kembali baca forum dan menurut beberapa orang yang pernah pake PayPal dia nggak dimintain apa-apa. Fyuh, alhamdulillah!

Oh ya, bandara di Rio de Janeiro itu ada 2: Galeao (GIG) yang melayani flight internasional dan domestik serta Santos Dumont (SDU) yang hanya melayani domestik. Begitu juga dengan Sao Paulo yang punya 2 airport: Guarulhos (GRU) yang melayani flight internasional dan domestik serta Congonhas (CGH) yang hanya melayani domestik. Idealnya dengan rute Rio — Sao Paulo — Lima, saya harus ambil flight Rio — Sao Paulo yang landing di GRU, tapi karena kebanyakan mikir flight TAM rute GIG-GRU dan SDU-GRU harganya keburu naik banyak, akhirnya saya ambil fight SDU-CGH dan dari CGH ke GRU naik bis gratis khusus penumpang TAM selama 1 jam.
Pesawat LATAM LAN Peru 763 Sao Paulo GRU Lima LIM LA2766
LAN Peru (now: LATAM) B763 at Sao Paulo Guarulhos (GRU) Airport

Ok, ini saya yakin udah nggak ada yang baca sih karena technical banget hahaha maaf :( Jadi biar cepet saya singkatin aja ya sisanya karena yang penting udah di atas.

Untuk flight dari Jakarta ke Kuala Lumpur saya ambil Malaysia Airlines dengan waktu transit 7 jam karena masih parno sama kejadian ini. Flight dari Singapore ke Jakarta saya ambil Lion Air, lagi-lagi dengan waktu transit di Singapore yang cukup lama (6 jam). Dari Amsterdam-Schiphol ke Brussels, saya naik kereta cepat Thalys yang first class berhubung mau norak-norak bergembira nyobain dan harga 2nd class dan 1st class yang nggak beda jauh. Berhubung udah panjang nanti dipisah aja ya cerita norak-norak bergembiranya :))
Thalys First Class Amsterdam Brussels Paris
Thalys di Amsterdam-Schiphol

Saran saya, kalo emang niat mau ke Amerika Selatan dan nggak punya anggaran banyak untuk tiket, baiknya beli tiket ke Eropa dulu manfaatin promonya Qatar Airways (4.5 juta), tambah AirAsia Jakarta-KL 500ribu. Totalnya 5 juta Jakarta — Eropa PP. Untuk ke Amerika Selatannya, bisa mantengin Secret Flying karena tiket murah dari Eropa ke Amerika Selatan itu lumayan banyak, asal waktunya bisa fleksibel. Waktu itu saya pernah nemu Barcelona — Sao Paulo PP USD 335 dengan Royal Air Maroc (transit di Casablanca), Rome — Santiago, Chile PP EUR 252, dan masih banyak lagi. Kalo waktu kamu fleksibel dan bisa ngepas-pasin promo Qatar dan info promo dari Secret Flying, kamu bisa terbang dari Indonesia ke Amerika Selatan dengan biaya kurang dari 10 juta rupiah! Pengen kaan? Hahaha :D

To wrap this up, komponen biaya paling mahal untuk liburan ke Amerika Selatan adalah tiket pesawat. That's why pas kuliah saya bertekad kalo liburan ke Amerika Selatan maunya minimal 1 bulan supaya puas muternya dan nggak perlu balik lagi. Cuma ya namanya manusia bisanya hanya berharap, sebagai pekerja kantoran cuti saya terbatas dan keburu ngebet pengen ke Amerika Selatan akhirnya maksimalin yang ada aja. Terus sekarang balik dari sana malah pengen ke Amerika Selatan lagi buat Easter Island di Chile serta Salar de Uyuni di Bolivia. Ahhh banyak mau!

Oke, balik ke pertanyaan awal. Berapa biaya yang saya habiskan untuk terbang dari Indonesia ke Brazil dan Peru? Ini dia…
Harga Tiket Pesawat dari Jakarta ke Brazil Peru Machu Picchu
Total Tiket Pesawat dan Kereta dari Indonesia ke Amerika Selatan

Dang! Mahal juga ya...

34 comments:

  1. udah jadi member oneworld emerald nih, hampir semua airline-nya member oneworld hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. I wish! Tiketnya kategori deep discount semua (kecuali yang Brazil ke Peru), jadi dapet qualifying point-nya juga nggak full. Alhasil sekarang baru Privilege Club Silver, setara oneworld Ruby alias masih ecek-ecek hahaha.

      Delete
  2. Risetnya panjang ini mah buat ngutak-atik tiket ke amerika selatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya suka bikin nggak enak makan juga kalo belum nemu yang pas :)) Kamu bukannya udah nemu yang SYD-SCL itu? Jadi dibeli nggakk?

      Delete
  3. Nemu tulisan gini "Saya baca-baca di internet ternyata flight di Amerika Selatan emang suka gini, dimana one-way lebih murah dari roundtrip."
    Lu ngga salah nulis tuh ky?

    Finally, post yg aku tunggu2 release juga 😆
    Thanks for sharing kyy 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Whoops my mistake, sudah dibenerin sekarang :))

      Horee, semoga bisa membantu ya! Kamu ada rencana mau kemana nih?

      Delete
  4. Eky, sorry kalo kelewat bacanya.. tapi jadinya ini semua butuh berapa hari perjalanan sih? (berapa hari cuti juga *penting). Seru banget Ky!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak kelewat kok Mbak Tesya, karena nggak nyebut tanggal juga hehe. Ini total 12 hari perjalanan Mbak, start 4 Mei dan nyampe di Jakarta lagi 15 Mei. Berhubung ada 2 tanggal merah (5-6 Mei lalu), saya cuti 6 hari aja. Harus irit cuti karena jatahnya cuma 1 hari per bulan :))

      Delete
  5. Eh Ky transit di London bukannya butuh visa transit juga? Selama ini, ini nih yang begitu lihat pilihan transit di LHR, pilihan ini langsung kucoret. Padahal gara2 Brexit ini tiket BA jadi murah semua, ahahahah...

    Hahaha, yang trik cek harga via ITA Matrix itu juga kulakukan. Kadang beberapa search engine gitu save cookies kita jadi tahu kita sudah pernah search. Ketika balik, harganya "dinaikin" gak kira-kira. Kucek di ITA seharusnya masih ada, jadilah aku ganti setting negara-nya, dan ketemu! Huahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak perlu, Ko. Awalnya juga ngira mesti pake visa, tapi begitu cek di web imigrasinya UK dan masukin data (paspor Indonesia, purpose transit) ternyata hasilnya nggk perlu visa. Tapi nggak yakin bisa atau nggak kalo harus ganti terminal (kemarin sama-sama di T5).

      Oh jadi ini penjelasan ilmiahnya harga suka naik kalo keseringan dicek? Hahaha, ada isitilah cookie ya. Berarti abis cari-cari kalo udah mantep mending clear cookie dulu ya tambah private browsing dan ganti negara deh biar lebih yakin kalo itu paling murah :))

      Delete
    2. hai hai,pengen konfirmasi aja nih. soal transit di UK ga perlu visa kok meskipun pindah terminal. Masi bisa muter2 didalam bandara plus belanja belanji di free duty nya, dimana bakal dapat diskon kalo nunjukin boarding pass nya. Tapi gw honestly lebih suka ga pake pindah terminal klo di Heathrow, sumpah deh ngalah2in riwuehnya bandara Soetta. Kirain pindah terminalnya bakal secanggih sapu terbangnya Harry Potter, taelah ternyata masi juga pake bis yang rutenya jauuuuhhhhh banget nyelap nyelip diantara gang2 sempit bandara yg lg direnovasi, udah gitu penuhnya uda ngalahin bis transjakarta di jam pulang kantor! Fiuhh cerita gini doang uda bkin gw sesek napas inget2 pengalaman itu, belum lg klo keciuman aroma2 yg tdk diinginkan pas berdiri di bawah bule2 yg angkat tangan serentak utk pegangan. Pengalaman gw itu akhir maret tahun ini, jadi masih fresh, semoga yg lainnya lebih beruntung :D

      Delete
    3. Wah thanks for sharing! And glad to hear that nggak butuh visa juga kalo harus ganti terminal.

      Hahahaha lucu banget pengalamannya. Tapi emang gede banget sih ya Heathrow itu. Udah cek boarding pass buat transfernya panjang banget antrinya, security check-nya pun like a zoo. Saya naik bis pas deplaning jauuuuh banget muternya.

      Delete
  6. Jadi tiket yang ke Eropa 4 jutaan pp itu belinya pas lagi promo atau gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, lagi promo Global Sale bulan November lalu

      Delete
  7. Sumpah iah bgt Ka kenapa klo dri KL/Sing itu murah bgt,emg dri cgk kenapa sih?! hahahaha :D kemaren pas Saya mau ke eropa jga,bedanya sampe 4jutaan gilak, tp akhirnya tetep naik dri cgk gegara dilarang sama orang tua klo naik dri KL/Ding takut ada apa" dll, lain kali mah ikutin saran Ka Refky hahahaah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa ini juga bingung, karena mostly demikian. Tapi saya juga pernah nemu juga yang lebih murah dari Jakarta.

      Delete
  8. Hello

    Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website kami www.kumpulbagi.com atau www.facebook.com/kumpulbagi/ untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  9. riset harga tiket termurah kok serasa analisis bab 4 tugas akhir ya ehhehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha lebih stress ini kayaknya dibanding analisis bab 4 *dikeplak dosen pembimbing*

      Delete
  10. Mas Eky, kalo search multi-city gitu berapa lama sekali? kalo keseringan buka kan takut cookies nya kebaca dan harganya naik setiap kali kita cek. Saya baru mau nyoba search untuk flight ke europe sih, berarti would you say pencarian saya ga akan seribet nyari deals ke south america? haha.. karna begitu liat tutorial mas eky di atas agak down juga secara saya ga pernah ngotak ngatik mesin pencari tiket pesawat secanggih trikmu mas hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Michael,

      Kalo takut cookies-nya kebaca, pake private browsing aja supaya ada "mask"-nya. Kamu bukannya udah dapet Turkish Airlines ya? Udah beli aja keburu naik loh :))

      Delete
  11. Wih bikin ngiler banget. Cari cari diskon dulu ah biar bisa ngikut

    ReplyDelete
  12. Halo Eky,mw tanya untuk cari multi trip gitu,cara tentuin pergi dan pulangnya gmn y (maap norak),gw liat lo dapet 4 juta ud sm round trip dr KL tibadi Sin y

    Btw br tau klo google ada googlw flight jg hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Achmad,

      Biasanya start murah dari SIN/KUL, berakhir di CGK/SIN/KUL. Tujuan di Eropa-nya kamu tinggal otak-atik sendiri, bisa dicoba masuk AMS/CDG, pulang dari FCO/BCN. Lebih ke otak-atik aja sih. Tapi kalo mau 4 jutan, harus nunggu pas mereka promo. Kalo tanggal biasa ada di kisaran 7-8 juta, which is still a good deal though.

      Delete
  13. Eky, kalo beli tiket pesawat pake kartu kredit orang tua, nanti pas mau check-in dimintain kartu kreditnya gak?
    Aku kebetulan kuliah di korea trs mau liburan ke jepang, booking tiketnya pake kartu kredit ortu.
    Kalo kasih tunjuk scan/foto kartunya doang bisa gak yah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, ini harus nanya ke airline-nya langsung sih karena tiap airline beda-beda peraturannya. Ada yang harus ikut terbang, ada yang cukup provide fotokopi depan kartu kredit ditambah identitas yang punya (saya saranin paspor sih).

      Delete
  14. Halo ky, mau nanya kalau transit di london butuh visa transit ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Refin, nggak butuh visa kok. Ini di atas ada yang bantu share pengalamannya juga.

      hai hai,pengen konfirmasi aja nih. soal transit di UK ga perlu visa kok meskipun pindah terminal. Masi bisa muter2 didalam bandara plus belanja belanji di free duty nya, dimana bakal dapat diskon kalo nunjukin boarding pass nya. Tapi gw honestly lebih suka ga pake pindah terminal klo di Heathrow, sumpah deh ngalah2in riwuehnya bandara Soetta. Kirain pindah terminalnya bakal secanggih sapu terbangnya Harry Potter, taelah ternyata masi juga pake bis yang rutenya jauuuuhhhhh banget nyelap nyelip diantara gang2 sempit bandara yg lg direnovasi, udah gitu penuhnya uda ngalahin bis transjakarta di jam pulang kantor! Fiuhh cerita gini doang uda bkin gw sesek napas inget2 pengalaman itu, belum lg klo keciuman aroma2 yg tdk diinginkan pas berdiri di bawah bule2 yg angkat tangan serentak utk pegangan. Pengalaman gw itu akhir maret tahun ini, jadi masih fresh, semoga yg lainnya lebih beruntung :D

      Delete
  15. Ada solusi ga kalo buat oraang yang ga terlalu bisa bahasa inggris? apa kalau pakek kamus dari google bermanfaat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Merlina,

      Yep google translate bisa membantu kok, asal HP nya bisa selalu connect ke internet.

      Delete
    2. makasih Mas :D hehe. Semoga Mas nya Sukses dan terus posting artikel keren kayak gini :D
      Dan semoga saya beneran cepet nyusul ke luar negeri :3

      Delete
  16. hallo mas Refky,Secret Flying itu ditemukan dmn y?mas,kalo ke marroco lebih murah gimana y rute nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. HI Gerald,

      SecretFlying linknya www.secretflying.com, bisa follow page-nya di Facebook juga. Kalo mau ke Morocco better cari tiket dari Kuala Lumpur ke Casablanca. Saudia Airlines suka kasih tiket PP di bawah 4 juta.

      Delete