Saturday, April 13, 2019

Lounge Review: Al Safwa First Class Lounge Doha

Salah satu manfaat terbang di kelas non-ekonomi adalah mendapatkan akses ke lounge sambil menunggu penerbangan. Qatar Airways memiliki beberapa lounge di Doha, yakni:
  • Business Class Lounge: untuk member Privilege Club tier Silver dan Gold serta oneworld Sapphire
  • First Class Lounge: untuk member Privilege Club tier Platinum serta oneworld Emerald
  • Al Mourjan Business Lounge: untuk penumpang business class Qatar Airways dan maskapai oneworld lain
  • Al Safwa First Lounge: untuk penumpang first class Qatar Airways dan maskapai oneworld lain
Setelah pernah mencoba ketiga lounge pertama, akhirnya saya bisa mencoba “true” first class lounge-nya Qatar Airways!

Location
Dari departure area, penumpang bisa menuju Al Safwa yang terletak 1 lantai di atas. Petujuk yang diberikan cukup jelas, terutama kalau sudah ketemu boneka beruang kuning raksasa. Setelah tiba di atas eskalator, akan disambut oleh petugas di main reception desk. Saya bilang main karena sebenernya ada pintu masuk lain, yakni kalau penumpangnya melakukan check-in dari Doha dan melewati imigrasi khusus. Nanti akan ada akses terpisah untuk langsung menuju Al Safwa tanpa perlu ke main departure area. Ekslusif!

Main reception


Reception desk direct from immigration

Design
Sebelum bercerita tentang fasilitas di lounge, saya mau ngasih tau dulu kalau saya suka banget design lounge ini karena sangat berasa premium. Ceiling yang tinggiii banget, design yang minimalis, serta yang penting adalah sepi! Selama saya di sana, sepertinya lebih sering melihat petugas dibanding penumpang lain.







Air mancur

Seating Area
Al Safwa punya banyak seating area yang lokasinya tersebar. Ada yang personal chair, ada yang bisa hadap-hadapan berdua, ada juga yang berempat. Bebas duduk dimana aja :))






Dining Area – Main Restaurant
Jika kamu masuk lounge kemudian belok kiri dan lurus terus, akan menemukan main restaurant. Letaknya di belakang air mancur yang tinggi banget pancurannya. Begitu saya mendekat, langsung dihampiri petugas dan diarahkan ke meja makan. Saya memilih meja makan dengan pemandangan ke tarmac.





Petugas memberikan menu dalam buku kulit, kemudian memberitahukan bahwa saat itu sedang ada menu spesial dalam rangka Chinese New Year.



Setelah memberikan menu, saya iseng nanya champagne apa yang disajikan di lounge saat itu. Ternyata mereka punya Veuve Clicqout La Grande Dame 2006 Brut. Berhubung saya belum pernah coba sebelumnya, jadi saya minta itu sekalian air mineral. Kemudian saya memesan makanan berupa soup, main course, dan dessert.

Champagne datang dan dituang langsung di hadapan saya. Masih dingin! Rasanya? Tetep gak suka… Menurut saya rasa champagne itu aneh banget haha.



Cheers!

Kemudian petugas kembali datang memberikan handuk panas, bread basket, dan amouse bouche. Waktu itu amouse bouche-nya berupa timun yang sebenernya saya nggak suka tapi telen aja karena katanya seger rasanya.


Nggak lama kemudian Tom Yum soup penasanan saya datang. Kuahnya seger banget dan pedasnya pas, tapi sayang seafood-nya tergolong dikit.


Main course pilihan saya waktu itu adalah herb crust lamb chop. Enak sih menurut saya, bumbunya meresap dan side dishnya oke.


Dessert saya sengaja pesan dua, yakni pistachio cream cake yang direkomendasikan petugasnya serta vanilla and chocolate ice cream. Cream cake-nya enak banget mana presentasinya cantik pula!


Kenyang makan saya kembali keliling lounge dan melihat ada bar di restaurant areanya.




Besok paginya, saya kembali ke lounge ini untuk sarapan.


Saya memilih Pain au Chocolate, Eggs Benedict, serta fruit platter. Sebelumnya saya pernah makan pain au chocolate, tapi yang ini spesial banget karena bener-bener fresh from the oven! Cokelat di dalemnya meleleh dan masih panas banget sampe rada melepuh lidah saya.


Eggs Benedict


Dining Area – Snack
Kalau malas duduk di restoran, lounge ini punya beberapa snack area. Ada yang isinya dessert, ada yang isinya sushi.


Desserts!


Sushi!


Private Room
Salah satu fasilitas paling wow buat saya adalah private room. Ini bisa dimanfaatkan buat yang mau istirahat setelah penerbangan jauh. Letaknya ada di dekat spa area dan untuk dapat akses tinggal minta ke resepsionisnya. Waktu itu saya diinfokan kalau maksimal waktu beristirahat adalah 8 jam.

Spa Area



Private room ini bentuknya seperti kamar hotel, terdapat single bed, TV, lemari, rak, serta kamar mandi dalam. Lumayan banget sih buat istirahat.




Saya waktu itu cuma sebentar aja buat mandi karena dapet hotel gratis dari Qatar Airways di Westin.



Toiletries from Rituals

Slippers, shower mat, and hair dryer

Rest Area
Kalau private room-nya penuh, di dalam lounge terdapat rest area juga yang isinya sofa dan bisa digunakan untuk beristirahat.


Business Center
Buat yang mau meeting pas lagi transit, tenang! Ada ruang meeting di business center haha ada-ada aja deh. Ada banyak komputer juga yang bisa dipake, serta jasa print dan fotokopi.




Game Room
Buat yang mau mainan atau travel bareng anak, ada juga game room yang banyak banget variasinya: mulai dari ruang khusus buat duduk dan gambar-gambar, Nintendo Wii, arcade games, sampai replika mobil F1 juga ada!







Prayer Room
Musholla di lounge juga nggak kalah cakep. Begitu dateng, langsung disapa petugas dan setelah wudhu, langsung dikasih handuk kecil untuk ngeringin airnya. Ya ampun enak banget serba dilayanin gini…



Collections from Museum of Islamic Art, Doha
Di beberapa lorong di dalam lounge terdapat beberapa benda pajangan dari Museum of Islamic Art. Jadi makin berasa premium dan ekslusif deh loungenya.




Service
Berhubung ini merupakan first class lounge, menurut saya service-nya tergolong oke. Paling outstanding adalah petugas di restoran yang proaktif banget nawarin ini itu serta ngajak ngobrol. Petugas lain yang sempat papasan selama di dalam lounge juga terlihat sangat bersahabat karena selalu tersenyum dan say hi.

Lounge ini merupakan first class lounge pertama yang saya pernah rasakan dan memberikan standar yang cukup tinggi untuk kunjungan ke first class lounge lainnya.

4 comments:

  1. Lounge-nya memang mantap banget ya Ky!! Aku juga suka banget dengan ceilingnya yang tinggi banget gitu. Ditambah dengan lounge yang nggak terlalu rame, jadi berasa lapang dan roomy banget!!

    Ah, aku penasaran nih dengan layanan makanan a la carte di lounge gitu. Di lounge barunya KLM di Schiphol nanti ada layanan begini juga, tapi harus bayar ekstra untuk yang a la carte, hahaha. Tapi kapan-kapan aku cobain ah :P .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yess aku takjub dengan ceilingnya yang tinggi pas pertama masuk :D

      Wah baru tau KLM akan charge premium untuk a la carte dining di loungenya. Semoga worth the money!

      Delete
  2. Untuk mendapatkan fasilitas seperti ini, apakah kita waktu pesen tiket pesawatnya harus memilih business class ? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk lounge ini karena merupakan first class lounge, jadi harus punya tiket pesawat first class.

      Delete