Wednesday, December 31, 2025

2025: Year in Review

Greetings dari saya yang hampir khilaf last minute jalan-jalan saat libur tahun baru!
Kamis minggu lalu entah kenapa iseng banget ngecek tiket pesawat dan ternyata produk yang saya mau coba available untuk berangkat pas periode libur tahun baru. Alhamdulillah saya masih punya akal sehat jadi hari Senin kemarin memutuskan untuk nggak pergi.

Tahun ini tiga kali ke London. Ngapain?!

Travel
Tahun ini saya kembali sering liburan, padahal tahun lalu sudah berhasil cuma liburan tiga kali. Hadeh!

Some key stats.
  • New countries/ territories visited (in order): Maldives, Uzbekistan, Tajikistan, Kyrgyzstan, Nicaragua
  • Number of miles flown: 88,782 miles
  • New airlines (in order): Uzbekistan Airways, Somon Air
  • New aircraft (in order): none :((


Tahun lalu saya hebat banget ya ternyata, beneran cuma liburan 3x loh. Sementara tahun ini saya liburan ke luar negeri tujuh kali. Sebenarnya liburan yang beneran direncanakan hanya tiga kali, tapi empat sisanya liburan impulsif karena nafsu duniawi. Astaghfirullah.

Liburan pertama yang direncanakan adalah liburan tahun baru bareng keluarga di Inggris dan lanjut Umroh memanfaatkan visa transit gratis naik Saudia pada awal Januari. Kemudian saya dan keluarga kembali ke Inggris di akhir Maret supaya bisa Lebaran dan liburan bareng keluarga adek saya dan mertuanya. Karena tiket pulang mahal kalo dari London, jadi lah saya bersama orang tua melanjutkan perjalanan ke Kairo supaya mereka bisa melihat Piramida. 

Liburan terakhir yang persiapannya cukup panjang adalah perjalanan untuk mengunjungi negara UN ke-100. Saya sengaja pilih untuk pulang dari New York karena beberapa alasan, di mana salah satunya adalah adalah untuk mencoba nonton final tenis Grand Slam US Open. Sayangnya karena tiketnya mahal banget, saya berangkat tanpa punya tiket. Selama liburan apalagi pas udah di New York saya terus kepikiran dan akhirnya memutuskan untuk beli tiketnya. Saya beli tiket untuk dua hari terakhir turnamen: women’s singles final (plus men’s doubles) dan men’s singles final. Udah tutup mata aja lah harga tiket. Daripada penasaran kan (cari-cari alasan).

Watched Alcaraz vs Sinner!

Blogger Tricks

Wednesday, November 26, 2025

32

Alhamdulillah masih diberikan umur untuk kembali menulis satu dari dua tulisan wajib di blog ini setiap tahunnya.

Hari ini di kantor berjalan dengan normal seperti hari biasa, my kind of perfect birthday :)) Namun ternyata berakhir on a sweet note, literally. Thank you for making today a special one ♥︎


Terima kasih banyak atas doa-doa yang diberikan dari keluarga dan teman-teman. Semoga dikabulkan oleh Allah dan doa-doa tersebut berlaku juga untuk yang mendoakan. Aamiin!

Adek saya kirim doa spesial dari Kabah di Mekkah karena kebetulan banget dia sedang melaksanakan ibadah Umrah bersama istrinya. Semoga doa dari dia lebih cepat terkabulnya haha.

Tuesday, September 9, 2025

Negara UN ke-100/195!

Greetings from New York!

Hari ini adalah hari terakhir cuti karena jatah cuti saya habis buat trip kali ini sehingga udah nggak punya hari cuti lagi sampai akhir tahun. Awalnya cuma mau cuti 4-5 hari aja supaya akhir tahun bisa cuti lagi, tapi setelah dipikir dan dihitung-hitung, lebih baik dibikin 1 perjalanan lebih panjang supaya target saya bisa lebih cepat tercapai.

Granada, Nicaragua

Mengapa punya target untuk mengunjungi 100 negara?
Tujuan utama perjalanan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menuntaskan goal travel yang saya set di akhir tahun 2023: mengunjungi 100 negara yang diakui United Nations. Target ini sebenernya saya ubah sedikit yakni dari 100/197 menjadi 100/195 supaya bener-bener no asterisks. Kenapa no asterisks? Karena seperti yang sebelumnya saya sudah pernah tulis, Ethiopia adalah negara dan teritori ke-100 yang saya kunjungi, tapi pembaginya beda dengan yang biasa dipakai orang-orang. Penjelasan untuk “negara yang diakui UN” dan “negara dan teritori” akan saya jelasin di bagian berikutnya.

Sebagai orang yang sangat exact dan perlu ada “carrot” buat bergerak/ jadi excited, punya target ini penting supaya saya tau apa yang mau dituju. Target awal saya adalah mengunjungi 7 Wonders of the World versi nggak jelas, yang kemudian berubah menjadi New 7 Wonders of the World. Ketika sudah tercapai dan punya keinginan menggebu untuk jalan-jalan, at the back of my mind saya pengen mengunjungi 100 negara. Selain karena pernah nemu istilah “The Travelers' Century Club” alias orang yang sudah mengunjungi 100 negara, 100 ini angkanya bulet dan cantik buat dijadikan target. Ulangan dapet nilai 100 kan bagus banget :))

Namun karena waktu itu saya masih mengunjungi 50 negara, kayaknya bakal susah banget ke 100 negara. Jadi targetnya baru saya resmikan beberapa tahun terakhir ketika hilalnya sudah jelas; saya tau gimana cara mencapainya dan kapan bisa dibikin target yang realistis. 

Peta negara yang sudah saya kunjungi per September 2025

Sunday, May 25, 2025

Drama Ditolak Masuk Venezuela

Ini ibarat film udah ke-spoil ending-nya bakal kayak gimana, tapi lewat tulisan ini saya bakal coba mengenang apa yang terjadi, gimana terjadinya, kenapa terjadi (sepertinya), dan akhirnya gimana.

Caracas Airport, Venezuela

Dalam perjalanan liburan dalam rangka melakukan dua hal yang saya inginkan, yakni naik Etihad The Apartment ke New York dan nonton 2024 Summer Olympics di Paris, saya perlu tiket dari New York ke Paris. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memutuskan untuk beli tiket Turkish Airlines dari Caracas, Venezuela ke Amsterdam via Istanbul. Niatnya New York ke Paris tapi jadi Caracas ke Amsterdam ini unik banget yah… Sebenernya yang saya pengenin itu Havana ke Amsterdam, tapi karena kelamaan mikir akhirnya Havana-Amsterdam-nya nggak ada, tinggal Caracas-Amsterdam yang padahal Havana-Caracas-Istanbul ini flight Turkish Airlines dengan kode yang sama. Saya tetep beli tiketnya karena pemegang paspor Indonesia bebas visa ke Venezuela, jadi lumayan bisa eksplor negaranya sedikit.

Karena rencana perjalanannya beranak pinak, saya akan menginap 1 malam di Caracas setelah terbang dari Santo Domingo di Dominican Republic.

Gundah gulana karena info dari supir taksi
Sekarang saya selalu memilih untuk pesan taksi ketika landing di kota yang transportasi umumnya jelek, daripada pusing harus cari-cari, nego, dan segala macemnya. Sehari sebelum kedatangan setelah pemesanan saya dikonfirmasi, driver-nya bilang kalo saya bakal datang di hari pemilunya Venezuela dan ada kemungkinan rusuh kalo oposisinya nggak menang. Kemudian dia bilang ada beberapa calon penumpangnya dari Pakistan yang dideportasi.



Saturday, May 17, 2025

Liburan Rute Random: New Zealand, South Pacific, dan Belize

Bulan Mei tahun lalu saya liburan ke beberapa negara yang kombinasinya kurang lazim. Liburan saya dimulai di New Zealand lalu berakhir di Belize. Sebenernya destinasi terakhir sebelum pulang adalah Los Angeles, tapi ini lewat doang.

Queenstown

Sebenernya motivasi awalnya adalah untuk cobain business class-nya Qantas dan salah satu sweet spot-nya adalah dari Jakarta ke New Zealand.

Qantas A330 business class

Berhubung udah di down under, saya jadi kepikiran untuk cobain Fiji Airways A350 di rute trans-Pacific. Ketika mengumpulkan beberapa kemungkinan tanggal yang punya ketersediaan dua jenis produk ini, saya juga menemukan availability Qantas business class dari Los Angeles ke Jakarta via Sydney, padahal kalo dicari Los Angeles ke Sydney doang nggak muncul tiketnya. Love married segment logic! Karena pas banget tanggalnya, saya langsung issued ketiga tiket tersebut (Qantas Jakarta-Christchurch, Fiji Airways Auckland-Los Angeles, dan Qantas Los Angeles-Jakarta). Rencana awalnya adalah liburan di beberapa kota di New Zealand lalu kasih buffer waktu untuk bisa liburan di Central America juga.

Los Angeles

Flight map. 33,888 miles in total!