Friday, November 21, 2014

AirAsia ASEAN Pass

Semalem sebelom tidur, gue buka twitter dan menemukan tweet ini.
Berhubung gue demen banget sama boba (bubble tea) dan pesawat, agak intrigued juga pas baca itu. Pesawat mana yang punya inflight boba dan bakal nawarin All-You-Can-Jet Pass?!

Ternyata oh ternyataaa…

Saturday, November 15, 2014

Melihat Taipei 101 dari Elephant Hill


View from Elephant Hill, Taipei

Taipei 101 adalah landmark yang paling terkenal dari Taiwan. Sebagai pecinta landmark, tentu saja gue memiliki keinginan besar untuk dapat melihat langsung landmark ini. Info pertama yang gue terima tentang Taipei 101 adalah saat SMP. Waktu itu temen gue pake kaos Taipei 101 dan ada tulisan yang intinya mengatakan bahwa gedung ini punya elevator tercepat di dunia dan tercetak di Guiness Book World of Record.

Saat pulang dari Hong Kong dan buka internet di iConnect Changi, gue menemukan promo AirAsia Big dan singkat cerita gue membeli tiket ke Taipei. Yang ada di otak gue waktu itu adalah 3 hari sepertinya cukup karena emang pengennya cuma liat langsung Taipei 101 dan naik elevator tercepat di dunia itu. Tapi sekarang gue nggak mau bahas tentang Taipei 101-nya. Sekarang gue mau cerita tentang bagaimana cara memandang Taipei 101 dari kejauhan. 

Saturday, November 1, 2014

Objek Wisata di Sultanahamet

Blue Mosque, Istanbul, Turkey
Introduction (part 2)
Day 0 - Departure and Layover in Kuala Lumpur
Day 1 - Rush in Doha and Turkey Journey Begins
Naik Hot Air Balloon di Cappadocia, Turkey!
Day 2 - Göreme
Day 3 - Pamukkale
Day 3&4 - Selçuk & Izmir
Day 4&5 - Istanbul

Seperti yang sudah pernah gue bilang sebelumnya, daerah wisata utama di Istanbul bagian Eropa terbagi menjadi dua, yakni Sultanahmet dan Taksim. Berdasarkan hasil baca-baca dan pengalaman gue disana, kedua daerah ini memiliki perbedaan. Objek wisata yang "Istanbul banget" terletak di Sultanahmet. Tapi, Sultanahmet ini cenderung sepi di malam hari karena night life Istanbul terpusat di Taksim. Perbedaan intinya cuma ini aja sih. Tapi dari sinilah bisa menentukan mau memilih hotel di daerah mana. Kalau mau deket dengan objek wisata utama di Istanbul bisa pilih penginapan di Sultanahmet. Sementara kalau mau merasakan night life Istanbul, bisa pilih penginapan di Taksim.

Di post ini gue mau menceritakan  beberapa objek wisata yang gue bilang "Istanbul banget" dan terletak di daerah Sultanahmet. Here goes.

Tuesday, October 28, 2014

Thailand: Bangkok Day 2

Wat Pho, Bangkok, Thailand

Flight to Bangkok
Pattaya
Bangkok Day 1 (and early day 2)
Bangkok Day 2

Mari melanjutkan cerita tentang Bangkok!
Potongan awal cerita hari kedua di Bangkok bisa dibaca di sini.

Setelah sekiranya puas mengelilingi Grand Palace dan ngaso sebentar, kami melanjutkan perjalanan ke Wat Pho dan Wat Arun. Wat Pho letaknya nggak jauh dari Grand Palace, sementara Wat Arun terletak di seberang sungai Chao Phraya. Dari Grand Palace ke Wat Pho, kami jalan kaki dari exit belakang dan ternyata jalannya jauhhhh! Semacem mengelilingi sisi luar Grand Palace gitu jadinya. Kalau bisa keluar GP dari deket pintu masuk, kayaknya jalan ke Wat Pho nya bakal lebih deket.

10 menit jalan ditengah teriknya Bangkok, akhirnya kami sampai di Wat Pho. Buat masuk per orangnya dikenai biaya tiket sebesar 100 Bath. Begitu masuk, kami linglung dulu karena nggak tau mau kemana. Ke Wat Pho cuma mau nyari Reclining Buddha yang guedeee banget tapi nggak langsung nemu. Setelah sedikit nyasar sambil liat-liat Wat Pho bagian yang lain, kami sampai juga di ruangan yang isinya Reclining Buddha. Buat masuk, alas kaki harus dilepas. Tapi tenang, udah disediain kok plastiknya jadi tinggal copot alas kaki aja.
Wat Pho

Wat Pho

Wat Pho

Nggak jauh berbeda dengan Grand Palace, Wat Pho juga rame sama turis asing. Jadi harus nunggu buat foto dengan latar belakang patung Buddha.
Yihaw!

Thursday, October 23, 2014

Pagi di Fushimi Inari

Torii at Fushimi Inari, Kyoto, Japan

Karena jadwal di Kyoto yang sempit, gue harus mengunjungi Fushimi Inari dan Bamboo Grove Arashiyama sebelum naik Shinkansen ke Osaka jam 12 siang. Di itinerary yang gue buat, gue menjadwalkan harus bangun jam 5 pagi biar bisa ngedatengin 2 objek wisata yang letaknya saling bertolak belakang itu. Fushimi Inari ada di tenggara, sementara Arashiyama ada di barat laut. Tapi berdasarkan hasil hitung-hitung, it's doable kok!

Namun badan berkata lain. Setelah hari sebelumnya melakukan perjalanan panjang dan tidak bertemu kasur lebih dari 40 jam, tidur di Piece Hostel Kyoto ini bikin gue terlelap dan baru bangun jam 6 pagi. Kaget, gue langsung mandi dan siap-siap. 15 menit kemudian gue keluar hostel dan menemukan kenyataan bahwa pagi itu gerimis! Untungnya di pintu hostel ada payung yang bisa dipinjem. Karena belom ada resepsionis, akhirnya gue bawa aja payungnya dan berdoa semoga nggak di denda.
Pinjem payung hostel

Tujuan pertama adalah Fushimi Inari. Cara termudah buat ke Fushimi Inari adalah naik kereta JR yang Nara Line  karena letak Fushimi Inari ada di seberang stasiun Inari. Stasiun Inari sendiri jaraknya cuma 2 stasiun dari Kyoto Station. Yaa, 10 menit perjalanan lah kira-kira. Harga tiket sekali jalan dari Kyoto Station ke Inari ini harganya ¥140 (~Rp 16.000). MAHAL YE CUMA 10 MENIT PADAHAL.
JR Nara Line ke Inari Station