Monday, May 20, 2019

Sekarang Beli Tiket Pesawat Multi-city Bisa Lebih Murah Lagi!

Breaking News: akhirnya sekarang udah bisa pesen tiket pesawat multi-city di Traveloka!!!

Apa artinya? Sebagai pencinta diskonan, berarti sekarang beli tiket multi-city juga bisa lebih murah lagi karena dapet diskon tambahan! Selama ini saya pesen tiket multi-city cuma bisa dari website airlines atau online travel agent luar kayak Expedia yang nggak memberikan diskon. Untungnya masalah ini sudah tidak berlaku dengan tersedianya fitur multi-city di Traveloka. Alhamdulillah!

Oke sebelum saya menjelaskan bagaimana cara mendapatkan diskonnya, saya jelaskan dulu apa itu tiket pesawat multi-city. Sebenernya saya udah sering banget sih menjelaskan, bahkan sering kasih tau harga tiket yang miring banget setelah otak-atik multi-city ini. Contohnya adalah tiket PP ke Eropa yang bisa didapatkan dengan harga di bawah Rp 5 juta dan ini udah berulang kali kejadian yakni Rp 4 jutaan ke Turki tahun 2013, lalu Rp 4 jutaan ke Eropa tahun 2015, serta Rp 4 jutaan lagi ke Eropa tahun 2017.

Budapest, Hungary

Apa itu penerbangan multi-city?
Sesuai namanya, multi-city berarti kamu bisa mengunjungi beberapa kota dalam 1 tiket pesawat. Bingung? Oke saya jelasin lebih lanjut.

Kalau sebelumnya kamu tau tiket pesawat itu cuma bisa dibeli untuk sekali jalan (contoh: Jakarta – Amsterdam) atau pulang pergi ke kota yang sama (contoh: Jakarta – Paris – Jakarta), dengan multi-city kamu bisa beli tiket dengan 2 destinasi seperti Jakarta – Amsterdam lalu pulangnya Paris – Jakarta. Menarik banget kan?! Sangat bermanfaat buat kamu yang mau eksplor banyak tempat di destinasi liburan. Dengan fitur ini, kalo kamu mau jalan-jalan di Eropa yang pasti pengennya mengunjungi semua negara (berlebihan), kamu bisa masuk dari kota A dan keluar dari kota B. Nggak perlu deh buang-buang waktu dan uang untuk balik ke kota A lagi.

Zaanse Schaans, Amsterdam, Netherlands

Saturday, May 11, 2019

Pengalaman Transit di Muscat, Oman: Berat di Ongkos!

Akhir tahun lalu saya beli tiket ke Paris secara impulsif karena harganya yang murah, sekitar Rp4,4 juta dengan maskapai Oman Air. Jika perjalanan saya dari Jakarta ke Paris dengan Qatar Airways memakan waktu 19 jam, kali ini perjalanan memakan waktu 34 jam. Sekitar 8 jam perjalanan dari Jakarta ke Muscat dan 8 jam lagi dari Muscat ke Paris, sisanya selama 18 jam dihabiskan transit di Muscat. Ini karena Oman Air hanya memiliki 1 penerbangan setiap hari dari Muscat ke Jakarta dan Paris.

Sultan Qaboos Grand Mosque, Muscat, Oman

“Biarin lah, murah ini tiketnya. Lumayan bisa sekalian liat-liat Muscat,” pikir saya waktu beli tiketnya. Tapi ternyata salah! Karena dengan tiket Rp4,4 juta, saya menghabiskan tambahan lebih dari setengahnya yakni sekitar Rp2,4 juta untuk 2 kali transit di Muscat. Ini jatuhnya malah lebih mahal dibanding maskapai Etihad yang harga tiket PP-nya Rp4,8 juta kala itu dengan waktu transit di Abu Dhabi yang sekitar 3 jam saja.

Oman Air B787-9

Apa detail pengeluaran saya selama di Muscat?

Visa
Sebagai pemegang paspor Indonesia, saya harus memiliki visa untuk memasuki Oman. Untungnya visa bisa didapatkan saat tiba di Muscat (visa on arrival) atau secara online. Berhubung saya males apply online, jadi saya apply ketika mendarat saja. Apa bedanya? Pertama, harga. Harga visa sama-sama 5 Omani Rial (~Rp190.000), namun kalau apply di bandara ada biaya administrasi sebesar 1 OMR (~Rp38.000). Pembayaran di bandara bisa menggunakan kartu kredit atau tunai. Kedua, menurut saya yang males persiapan pilihan apply di bandara lebih praktis karena gampang banget. Tinggal datang ke meja pengurusan visa, kasih paspor, kasih uang, jadi! Hanya butuh waktu sekitar 5 menit dan nggak perlu print visa seperti kalau apply online. Kalo maunya apply online, bisa lewat halaman ini.

Visa receipt

Berhubung saya 2 kali transit 18-19 jam di Muscat, jadi biaya yang saya keluarkan adalah 12 OMR (~Rp456.000).