Sunday, January 7, 2018

Liburan di Bangkok Bersama Ayah dan Mama

Berbekal 2 tiket pesawat gratisan, saya ngajak Ayah untuk liburan di Bangkok. Gantian gitu sama Mama berhubung sebelumnya udah jalan-jalan ke Hong Kong. Tapi begitu Mama tau, dia mau ikutan juga. Untung aja harga untuk penerbangan yang sama masih manusiawi, jadi langsung beli supaya bisa barengan terbang bertiga. Adek nggak ikut karena lagi kuliah di Surabaya.

Reclining Buddha, Wat Pho, Bangkok

Ngomong-ngomong tentang adek saya, minggu depan dia akan liburan ke UK & Eropa terus buka PO (pre-order) untuk jastip (jasa titip). Berhubung waktu liburannya terbatas, jadi yang dia buka PO cuma tumbler Starbucks aja. Untuk yang tertarik bisa langsung kontak dia lewat Line (permadirf) atau WhatsApp (+62-812-2628-2327), atau bisa comment di sini juga sih nanti dia bales. Harga tumbler Starbucks-nya make sense sih, nggak di rentang Rp300 ribu - Rp450ribu kayak orang biasanya yang harganya suka bikin istighfar :))

Anyway, mari lanjut cerita liburan di Bangkok!

Hari 1: Jakarta – Singapore – Bangkok
Ini pertama kalinya saya ambil flight internasional jam 5 pagi dari Soekarno-Hatta. Karena takut bablas, kita berangkat jam 2 pagi dari rumah. Ternyata lancar banget jalanan (menurut lo..) alhasil nggak sampe 1 jam udah sampai di bandara. Berhubung ini flight internasional, biasanya kan check-in buka 3 jam sebelumnya ya. Tapi kayaknya petugasnya belom pada bangun, jadi baru buka sekitar 2 jam sebelumnya, yakni jam setengah 4.

Hari ini untuk pertama kalinya saya naik Singapore Airlines. Udah penasaran pengen coba sendiri karena review-nya yang bagus banget dari orang-orang bahkan di kelas ekonomi. Tapi ternyata biasa aja tuh dan agak di bawah ekspektasi. Mungkin karena rute saya cenderung pendek (Jakarta – Singapore dan Singapore – Bangkok PP) sehingga mereka juga nggak all-out. Review lebih detail terpisah ya.

Singapore Airlines Refurbished Economy Seat B777-200ER

Perjalanan lancar dan kami tiba di Bangkok sekitar jam 11.30 siang. Karena niat mau naik Uber untuk keliling selama di Bangkok, saya beli sim card True seharga 200 Baht sudah termasuk data sekitar 1 GB. Perjalanan dari airport ke hotel di daerah Sukhumvit harganya flat 325 Baht dan durasinya hampir 1 jam. Setibanya di Hilton Sukhumvit Bangkok, kami langsung bisa check-in.

Hilton Sukhumvit Bangkok Lobby

Hilton Sukhumvit Bangkok Twin Deluxe Room

Berhubung tadi berangkat pagi banget dari rumah, setibanya di hotel pada langsung tiduran dan istirahat dulu. Sementara Ayah dan Mama tidur, saya nge-plan perjalanan yang lebih detail selama 3 hari.


Sekitar jam 5 sore kami berangkat untuk makan. Setelah googling lokasi makanan halal di Bangkok, kami menuju ke restoran Farida Fatoni di daerah Petchaburi. Karena saya liat lokasinya deket dengan stasiun BTS Ratchathewi, saya memutuskan untuk cobain naik BTS. Walaupun dekat jalannya, yakni sekitar 300 meter dari hotel ke stasiun dan 250 meter dari stasiun ke restoran, Ayah dan Mama terlihat capek karena naik-turun tangga dan antri. Terlebih waktu saya inget Mama capek banget waktu jalan-jalan di Hong Kong.

Restorannya sendiri gimana? Nggak enak! Waktu itu kami pesen nasi biryani ayam dan daging masing-masing 1 porsi. Porsinya sendiri lumayan gede sih. Tapi keluarga saya picky banget kalo makanan dan jadi bawel kalo nggak suka. Saya mah makan-makan aja karena biasa juga cari McD dan KFC. Jadi diajak makan nasi ya seneng dong. Tapi Ayah dan Mama sama-sama nggak suka sama makanannya. Padahal restoran ini bagus banget loh reviewnya. Bahkan Thai Tea-nya pun nggak enak :)) Nggak abis deh jadinya.

Nasi Biryani di Farida Fatoni Restaurant

Setelah makan, kami menuju ke Asiatique naik Uber. Di sana Mama cari oleh-oleh untuk saudara serta foto-foto juga. Setelah muter-muter, kami masuk Swensen’s untuk makan es krim buat ganjel perut karena masih belom kenyang.

Asiatique

Foto sama gajah

Hari 2: Around Bangkok
Hari kedua tujuannya adalah Grand Palace dan Wat Pho, objek wisata paling terkenal di Bangkok. Nggak sekalian ke Wat Arun karena lagi renovasi dan untuk menikmatinya mesti nanjak-nanjak. Jadi kasian kalau ajak Ayah dan Mama nanjak.

Hari Minggu di Grand Palace ramenya bukan main, panas pula. Karena nggak ada tour guide yang menjelaskan, jadilah kami foto-foto aja.

Grand Palace Entrance

Ramainya Grand Palace, Bangkok

Liburan sama Ayah dan Mama tuh mereka sering minta difotoin di mana aja suka-suka mereka. Mulai dari foto dengan petugas yang lagi berjaga…


…sampai foto dengan pot tanaman.

Dari Grand Palace ke Wat Pho kami naik tuk-tuk. Ini pertama kalinya saya naik tuk-tuk di Thailand loh :)) Setelah nego harga yang kurang berhasil karena cuma turun dikit, kami menuju Wat Pho yang hanya 5 menit perjalanan :)) Di Wat Pho tentu saja kami melihat Reclining Buddha.

Tuk-tuk!

Muka capek dan laper

Setelah capek dan panas-panasan, ternyata udah masuk jam makan siang. Hari ini kami akan nyobain restoran halal baru, yakni Yana Restaurant Thai & International Halal Food yang terletak di MBK Center lantai 5. Masuk MBK yang surga belanja, Mama langsung kalap dan untuk seketika lapar hilang. Cari oleh-oleh dulu sebentar, katanya. Sebentar tapi hampir 60 menit.

Seafood Tom Yum Halal

Perut udah terisi dan semua lantai udah dikunjungin, kemudian kami menuju pusat perbelanjaan lain, yakni Plantinum Mall. Oh ya, walaupun itu hari Minggu yang berarti Chatuchak Weekend Market buka, saya nggak ke sana karena panas dan terlalu luas. Daripada capek, saya ajak ke mall-mall aja karena harganya nggak beda jauh dan lebih nyaman karena ada AC.

Setelah istirahat sebentar di hotel, malam hari kami ke mall dekat hotel yang jaraknya hanya 100 meter – The Emporium dan EmQuartier yang berada di seberangnya. Niatnya sih buat cari makan karena berdasarkan Google ada makanan halal di food court-nya, tapi ujungnya liat-liat buat belanja juga. Food court-nya sendiri ternyata ada makanan halal, tapi menunya cuma ayam yang Ayah nggak bisa makan. Akhirnya Mama sama saya beli KFC, sementara Ayah order room service di hotel.

Setelah Ayah dan Mama terlelap tidur, cuti 1 hari saya yang pakai drama banget waktu itu menyebabkan saya harus melek sampe jam 2 pagi lewat untuk menyelesaikan kerjaan. Hufth..

Day 3: Bangkok – Singapore – Jakarta
Hari ini adalah hari terakhir liburan singkat kami. Pesawat dari Bangkok-Suvarnabhumi Airport berangkat jam 15.30 sehingga kami akan langsung ke airport setelah check-out jam 11. Udah nggak ada agenda hari ini, jadi keluar hotelnya pun agak siangan jam 8.30. Tujuannya adalah Central World Mall karena infonya ada restoran India halal di sana. Begitu sampai ternyata baru buka jam 11 jadi akhirnya kami ke supermarket aja belanja cemilan kayak buah-buah segar.

Bangkok-Suvarnabhumi Airport

Perjalanan pulang dengan Singapore Airlines diwarnai delay hampir 2 jam di leg terakhir (Singapore – Jakarta) yang menyebabkan kami baru landing jam setengah 1 pagi dan sampai rumah hampir jam 2. Besok harinya saya ke kantor udah kayak zombie saking ngantuknya.

Singapore Airlines Economy Seat B777-200ER

Lanjut foto-foto di Changi Airport

Lanjut foto-foto di Changi Airport

Pengeluaran
Total biaya yang dikeluarkan di luar tiket pesawat dan oleh-oleh adalah 14,687 THB untuk 3 orang, atau sekitar Rp2 juta per orangnya. Tiket pesawat Mama waktu itu Rp2.8 juta dengan Singapore Airlines. Detailnya untuk 3 orang sebagai berikut:
  • Hotel Hilton Sukhumvit Bangkok (2 malam): 7,650 THB
  • Sim card + data 1 GB: 200 THB
  • BTS (2x naik): 228 THB
  • Uber (3 hari + dari/ ke bandara) dan tuk-tuk: 1,454 THB
  • Grand Palace + Wat Pho: 1,800 THB
  • Makan: 3,355 THB
Untuk liburan 3 hari di Bangkok dengan naik Singapore Airlines, nginep di Hilton 2 malam, dan hampir selalu naik Uber buat keliling, Rp5 juta per orang masih oke sih menurut saya.

Setelah liburan terpisah-pisah bareng Ayah ke Turki dan Mama ke Hong Kong, seneng banget bisa liburan bertiga ke Bangkok. Sayangnya adik saya nggak bisa ikut karena lagi kuliah. Semoga liburan mendatang bisa lengkap berempat, aamiin!

5 comments:

  1. 'Sebentar tapi hampir 60 menit'


    Sebentarnya wanita itungannya jam2an XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya expected banget. Tapi gak bisa disalahin juga sih karena harganya emang murah murah jadi semua barang diliat dulu terus ditawar :))

      Delete
  2. Eky itu kamar Deluxe twin di Hilton bisa buat stay bertiga? pake extra bed atau engga? kalo engga, di charge ga sama hotel nya ? Pls advise yaa
    Makasi eky :D

    ReplyDelete
  3. Hi Ina,

    Bisa kok bertiga, tapi emang pas beli di awal harganya naik dikit sekitar Rp200-300ribu per malem kalo pilih 3 orang. Ternyata dikasih extrabed. Akhirnya nggak dipake tapi berhubung kasur yang twinnya bisa 2 orang per kasur sebenernya :))

    ReplyDelete
  4. Singkat, tapi bermakna bgt yah ka jamkel liburan ke Thailandnya wheheh

    ReplyDelete